Pages

Friday, October 11, 2013

Tragis! Ayah Almarhum Gay Mati Ditabrak!

Sungguh tragis nasib Joe Bell (48) asal Oregon. Ayah ini meninggal karena ditabrak supir ngantuk. Lebih tragis lagi, Joe kala itu sedang berjalan keliling Amerika demi meningkatkan kesadaran resiko bunuh diri pada remaja gay. Putra Joe - Jadin (15) memang gay dan dia bunuh diri dengan menggantung diri di taman bermain karena tak tahan diejek sebagai MaHo oleh teman2 sekelas.
Joseph Bell, the father who was walking across America for his gay son who committed suicide, has died.
Joe (kanan) tewas ditabrak saat berjalan keliling Amerika demi almarhum putra gay-nya (kiri)
Sebagai ayah, hati Joe tentu hancur mengetahui penderitaan putranya. Gay atau bukan, Jadin tetap darah dagingnya. Joe tak mau ada Jadin-Jadin lain. Dia tau mau ada remaja gay lain menderita seperti putranya. Maka dia berniat mengkampanyekan hal ini dengan berjalan keliling Amerika. Malangnya, Joe ditabrak pada 9 Oktober 2013 oleh pengemudi truk semi di Colorado.

Organizer Joe' Walk For Change - Ann - mengumumkan berita duka itu di Facebook. "Saya sungguh berduka mengumumkan bahwa sahabat kita Joe Bell ditabrak truk saat dia berjalan kemarin malam. Terimakasih aas dukungan kalian. Joe menyayangi semua orang yang pernah dia temui dan dia berterimakasih atas dukungan kalian. Joe kini akan berjalan bersama Jadin. Mohon doanya untuk keluarga almarhum."


Semasa hidup, dalam kampanye jalannya, Joe sering mampir ke sekolah2 dan tempat umum lain untuk menyuarakan pentingnya pemberantasan homofobia. Kampanye jalan Joe dimulai April 2013, semenjak kematian putra tercinta Januari 2013. Niat Joe adalah berjalan selama 2 tahun sepanjang 5,000 mil. Tapi nasib berkata lain... Sungguh malang...

RIP Joe Bell. Semoga kematian Joe bisa mencairkan hati kaum homofobik... Terutama para orangtua yg terhasut agama...

2 comments:

  1. Kayaknya bknny mencairkan hati mrk malah bikin para homophobia blng klo itu azab krn mendukung gay deh.

    Kasian... semoga dy bs tenang sm anaknya...

    ReplyDelete
  2. Selalu bad ending, dunia tidak pernah adil sebenarnya,
    Aku pribadi sgt suka Jadin Bell, dia benar2 anak yg baik,
    Zaman sekarang nyari gay sejati yg baik benar2 sulit bagai cuman mimpi,

    Lalu bagaimana ya keluarga bell yg ditjnggalin Joe,
    Pasti sgt berat, berjuang tanpa ayah dan abg...
    Andai org lain mau berusaha memahami...

    ReplyDelete