Pages

Thursday, June 14, 2012

Guru Paksa Murid Nonton Video Sadis Luka Magnotta

Nampaknya ambisi psikopat Luka Magnotta untuk jadi terkenal mungkin sudah tercapai. Video sadis pembantaian Jun Lin yg dilakukan Luka Magnotta mendadak menjadi video wajib tonton di sebuah SMU di Montreal untuk pelajaran IPS. Kontan, guru itu dikecam karena video Luka Magnotta sangat traumatik. Dalam video itu, Jun Lin diikat bugil di ranjang sebelum ditikam berkali2. Jun Lin lalu digorok dan dipenggal. Badannya dimutilasi lalu diperkosa. Pantatnya diiris pisau lalu dimakan. Bagaimana mungkin video macam itu dipertontonkan di sekolah???
Luka Magnotta
Luka: "Videoku masuk sekolah. Hebat gak gue? Hore! Aku terkenal!!!"


Guru yg tak disebutkan namanya itu kini sedang disidang secara internal. Entah apa nilai edukasi dari video sadis itu? Jangan2 sang guru itu homofobik dan ingin menakut2i muridnya: "Kalo loe berani jadi gay, loe bakal dimutilasi!" ??? Meski Kanada memperbolehkan pernikahan gay, tingkat homofobik masih sangat tinggi di sana terutama dari kaum sok beragama. Yang pasti, berita ini begitu heboh sampai2 didengar Mentri Pendidikan Kanada.
Jun Lin
Jun Lin gak pernah bermimpi dia dibantai psikopat dan ditonton banyak orang

Guru itu mengaku dia didesak muridnya untuk mempertontonkan video itu. Mereka bahkan ambil voting. 22 murid ingin menonton. Sementara 3 lainnya tak mau. Masalahnya, ketiga murid itu tetap dipaksa ikutan nonton. Seorang murid wanita bernama Maude Aubin-Boivin mengaku video itu tidak membuatnya trauma tapi tetap saja butuh nyali untuk menonton. Tapi Maude juga menyebut bahwa kesadisan Luka sudah biasa karena kekerasan sudah langganan mampir di tv dan bioskop.


No comments:

Post a Comment