Pages

Wednesday, December 19, 2012

Nenek Dengar LAGU SILUMAN!

Sering terdengar kasus seseorang mendengar bisikan di telinganya. Bisikan yg benar2 nyata. Tergantung kasusnya, orang itu bisa mendengar bisikan setan yg mendorongnya untuk bunuh orang atau bisikan malaikat yg mendorongnya untuk berbuat kebajikan/ menyelamatkan dirinya sendiri dalam musibah. Orang beragama mengamininya sebagai pengalaman supernatural yg membuktikan tuhan itu nyata. Tapi sains membuktikan beda. Halusinasi audio itu merupakan PENYAKIT dan bukan pengalaman supernatural? Mau bukti? Nenek bernama Cath Gamster malah terus-menerus mendengarkan MUSIK di telinganya, senyata orang memainkan musik di sampingnya!
Cath Gamester had musical ear syndrome, which means she hears carols and hymns as if they are being played in the room
"Aku terbangun mendengar lagu siluman God Saves The Queen.  Sialnya, aku tak bisa menghentikannya!"
Cath kini berumur 84th. Penyakit halusinasi audio sudah dideritanya sejak th 2010. Dan dia menyalahkan tetangganya! Berbagai musik yg didengar telinganya adalah MUSIK SILUMAN! Tidak nyata! Melainkan dimainkan oleh otaknya sendiri.

"Waktu aku bangun tidur, aku mendengar lagu kebangsaan Inggris - God Save The Queen. Aku mengira tetanggaku yg berisik memutar lagu itu berulang kali."

Saat Cath mengucap selamat ultah pada seseorang, mendadak dia akan mendengar lagu Happy Birthday yg dinyanyikan berulang2, lengkap dengan musik pengiring! Lagu itu sangat nyata! Tapi Cath mengaku MUAK dengan lagu Happy Birthday krn bosan mendengarnya terus2an di telinganya, meski dia suka penyanyinya (seorang pria bersuara tenor). Selain dua lagu siluman tersebut, ada 5 lagu top hit yg terus2an didengar Cath setiap hari: Silent Night, Abide With Me, You'll Never Walk Alone, Land of Hope And Glory.
Cath takes to vacuuming to block out the noise of her condition
"Aku muak dengan lagu Happy Birthday! Bisa muntah aku mendengarnya ."

Kalo Cath hidup di abad pertengahan saat gay dan penyihir dibakar hidup2 dalam nama Yesus, mungkin Cath juga akan dibakar karena dituduh mendengar nyanyian satanik. Tapi karena Cath hidup di abad modern, sains berhasil mengungkap bahwa lagu2 siluman itu dihasilkan otaknya sendiri - yg termasuk penyakit pendengaran! Pengidapnya mayoritas manula (di atas 65 th), sekitar 1: 10,000. Uniknya, mayoritas pengidap mengaku terus2an mendengar lagu siluman bertema Natal dan hymne Abide With Me.
Cath Gamester had musical ear syndrome, which means she hears carols and hymns as if they are being played in the room
"Coba deh kamu dengar Malam Kudus sejuta kali. Kujamin kamu akan bunuh diri karena BOSAN dan STRES!"
Sayangnya TIDAK ADA OBAT untuk lagu siluman! Pengidap cuma bisa bersosialisasi agar perhatiannya terpecah. Pengidap juga dianjurkan mendengarkan lagu2 lain (mungkin agar otaknya bisa memutar lagu selain tema natal dan hymne krn bs dibayangkan betapa bosannya).


KOMPOSER PENGIDAP HALUSINASI AUDIO
********************************************
Komposer musik klasik Rpbert Schumann diduga kuat mengidap penyakit yg sama! Robert pun mendengarkan lagu2 siluman. Bedanya, dia mengaku mendengar NYANYIAN MALAIKAT! Wajar, mengingat zaman itu belum ada sains yg bisa menjelaskan kondisinya. Otomatis, Robert pasti menganggap malaikat bernyanyi untuknya.
German composer Robert Schumann who lived in the early 19th century suffered auditory hallucinations
"Malaikat bernyanyi untukku!"

No comments:

Post a Comment