Pages

Monday, March 11, 2013

Bocah 8 Tahun Nikahi Nenek 61 Tahun!

Benua Afrika sungguh benua yg paling mengenaskan. Sudah miskin dan sering tertimpa bencana, masih diperparah dengan tingkat pendidikan rendah pula. Di benua di mana mayoritas penduduknya sok suci dan sok berTuhan, tempat di mana gay bisa diancam hukuman mati (bahkan didukung penuh oleh calon Paus Peter Turkson!) ternyata masih ada kejadian konyol seperti pernikahan pedofil! 
Eight-Year Old Sanele Masilela walks down the aisle with his 61-year-old bride Helen Shabangu at their wedding ceremony in Tshwane, South Africa
Potret bahagia sepasang pengantin HETEROSEKS?
Pengantin laki2nya adalah bocah laki2 8 tahun Sanele Masilela. Pengantin wanitanya adalah nenek 61 tahun Helen Shabangu yg sudah pernah menikah dan punya anak lima! Pernikahan pedofil heteroseksual itu bermula saat si bocah memberitahu familinya bahwa dia didatangi arwah almarhum kakeknya. Arwah itu berpesan bahwa Sanele harus menikahi Helen, atau mereka semua akan kena hukuman dari dunia arwah!
Ceremony: The schoolboy kisses his 61-year-old bride, who is already married and a mother of five. He said he had been told to tie the knot by his ancestors
"I love u full, MUACH!"
Dalam 2 bulan, pernikahan itu direncanakan. Banyak orang yg menghujat tapi keluarga Sanele membela diri bahwa pernikahn itu cuma ritual belaka untuk menenangkan arwah nenek moyang, bukan pernikahan legal. Tapi upacaranya berlangsung seperti sungguhan. Bahkan Sanele mencium pengantinnya.

Selidik punya selidik, ternyata almarhum kakek Sanele terobsesi untuk menikah secara modern. Tapi sampai akhir hayat, tidak kesampaian. Maka, dalam mimpi, roh kakek meminta Sanele untuk menikahi Helen. Helen adalah wanita pujaan sang kakek tapi keduanya tidak bisa menikah karena suatu sebab.
The big day: Mrs Shabangu is already married and has five children with Alfred, a builder
Impian roman sang almarhum kakek dipenuhi cucunya

Setelah menikah, Sanele dan Helen tidak hidup bersama karena pernikahan pedo itu cuma ritual. Sanele mengaku rela melakukannya, demi arwah kakeknya (dan krn takut dikutuk sang arwah!). 
Given away: Sanele walks to his wedding with his mother as people look on. The ceremony shocked some people in the community
Pasangan pengantin ini jadi bahan tontonan masyarakat



No comments:

Post a Comment