Ketika kasus Ryan Jombang dan Mujianto mencuat, banyak orang Indonesia menghujat gay. Bahkan ahli/dokter jiwa pun ramai2 memproklamasikan gay sebagai penyimpangan, pilihan, bahkan DISORIENTASI SEKS - yg jelas2 menyalahi fakta ilmiah APA, WHO, PBB. Di mata orang Indonesia, gay harus "tobat" dan menikahi lawan jenis. Tapi apakah orang2 sok suci itu memikirkan nasib WANITA yg dinikahi GAY??? Gay TIDAK BISA sembuh krn secara ilmiah bukan penyakit, tak peduli apa hasutan agama. Jika wanita dinikahi pria gay, hidupnya akan seperti neraka hidup. Tak percaya? Menuduh artikel ini rekayasa gay?
Coba baca kesaksian soal derita para wanita China yg dinikahi GAY:
Di China, gay juga masih dihujat. Bedanya, kalo di Indonesia, isu agama yg dibawa2. Kalo di China, isu keturunan-lah yg dibawa. Haram hukumnya kalo putra China tidak beranak krn artinya dia memutuskan garis keturunan keluarganya. Saking pentingnya punya keturunan dan penerus nama keluarga, banyak keluarga China rela membuang bayi perempuan. Konsep sesat ini menciptakan kepincangan populasi. Populasi laki2 di China lebih besar dibanding wanita gara2 semua orang ngotot punya putra. Alhasil, banyak pria hetero yg tak punya pasangan. Gilanya lagi (sama dengan Indonesia), pria hetero China harus bersaing dng PRIA GAY dalam merebut WANITA!!! Nasib si wanita bagaimana? Deritanya sungguh tak berujung... Lama2, orang hetero Chinese di China daratan bisa PUNAH!!! Bagaimana tidak?
Pria hetero China gak punya pasangan (wanita direbut gay!).
Pria gay China malah beristri dan mengembangbiakkan keturunan gay. Ironisnya, hal yg sama juga terjadi di Indonesia.
8 tahun setelah Tianlei (28) ngaku gay, ortunya memaksanya menikahi wanita. Pria gay asal Yunnan ini curhat "Orangtuaku memaksaku menikahi wanita. Mereka ngotot mau punya cucu laki2 agar tidak malu di depan ornag lain. Mereka tak peduli jika wanita yg menikahiku akan menderita. Aku sendiri lebih baik bunuh diri daripada menipu wanita seperti itu."
Diperkirakan 10 JUTA WANITA China terikat pernikahan dengan PRIA GAY, gara2 tekanan sosial homofobia! Kalo di Indonesia, sudah pasti korbannya lebih banyak - mengingat agama sangat menekan. Fakta itu diungkap oleh pensiunan profesor Universitas Qingdao bernama Zhang Beichuan. Wanita korban gay tidak bahagia hidupnya tapi mereka tak bisa cerai/kabur karena norma sosial China begitu kuat (
coba tonton serial Mandarin novelis Chiung Yao di mana tokoh wanita selalu mengalirkan air mata. Begitulah kekolotan adat China!). Zhang melakukan survey pada 1500 pria gay China. Hasilnya 90% mengaku berniat menipu wanita untuk dinikahi agar tidak ketahuan gay!
Fang Fang (46) adalah wanita korban gay. Dia mengaku HIDUP MENDERITA SEUMUR HIDUP gara2 dinikahi GAY. Selama 26 tahun menikah, dia baru sadar suaminya gay. Malam pertama pengantinnya dihabiskan sendiri! Fang Fang sedih karena dia cuma ALAT penunjang agar suaminya terlihat "normal" dihadapan orang banyak. "Suamiku memperalatku krn aku lugu. Dia menjebakku."
Suami Fang Fang lahir di th 1950an dan merasa malu seklai menjadi gay. Demi terlihat "normal", dia tega menjebak wanita lugu agar mau dinikahi. Pria gay itu tentu mencoba bersetubuh dengan istrinya, krn dia ngotot mau punya keturunan. Tapi dia tidak mencintai Fang Fang. Wanita itu cuma TOPENG.
 |
"Gara2 tekanan masyarakat, gay mengawiniku. Tolong aku, Pak. Aku MENDERITA..." |
Derita Fang Fang sungguh tiada berujung. Dia tak bisa cerai krn stigma jelek tentang janda.Tradisi China sangat tidak berpihak pada kaum wanita krn wanita cuma dianggap mesin beranak. Juga tak ada hukum yg memberi wanita kekuasaan untuk menceraikan suami mereka kalo ketahuan gay.
"Homoseksualitas tak pernah dibahas dalam legislatif China. Pemerintah kami alergi mendiskusikan segala sesuatu soal seks," kata pengacara wanita bermarga Liu yg juga KORBAN GAY.
Sama seperti Indonesia, orang China pun sangat homofobia. Para pengamat menyalahkannya karena kurangnya penyuluhan yg benar soal gay. Bahkan jika si wanita bisa cerai dengan gay, stigma gay tetap melekat di dirinya, misalnya stigma aids.
"Saat aku cerita bahwa mantan suamiku itu gay, banyak calon suami baruku paranoid karena menganggap aku pembawa aids. Itu terjadi gara2 orang China menganggap semua gay itu kena aids," kata Xiao Yao pendiri situs Tong Qi Jia Yuan - Keluarga Para Istri Gay.
Sejak Xiao Yao tau suaminya gay, dia aktif meng-google internet demi mencari wanita2 senasib dirinya untuk berbagi kepedihan. Tapi pencariannya tak berbuah hasil krn isu gay di China sangat tabu (setabu di Indonesia). Xiao Yao menceraikan suaminya setelah sempat cekcok hebat. Demi menolong wanita2 China yg juga ditipu kaum homoseksual, dia mendirikan situs. Dalam situs itu, para wanita korban gay bisa saling curhat dan meminta bantuan.
Sambil berlinang air mata, Xiao Yao curhat, "Aku menghargai kaum gay sebagai sesama manusia juga. Aku juga paham derita kaum gay. Tapi aku juga
harap kaum gay paham DERITA KAUM WANITA yg menjadi istri mereka agar kaum gay tidak membabibuta mengawini wanita."
UPDATE 2013
**************
Kasus terbaru gay yg menikahi wanita menimpa Luo Li. Wanita malang itu lebih memilih BUNUH DIRI ketimbang hidup dalam derita batin gara2 suaminya GAY. Wanita mana yg tak sakit hati sata tau suaminya ternyata tidak pernah mencintai dirinya? Rasa sakit bertambah karena masyarakat China menganggap miring istri gay dan beredar banyak fitnah keji seperti istri gay pasti kena aids. Sampai kapan lingkaran setan yg disponsori hasutan agama dan homofobik baru bisa berakhir? Sampai kapan wanita harus jadi korban keangkuhan masyarakat?
************************************
BAGAIMANA DENGAN INDONESIA???
************************************
Bagi para pembenci gay yg aktif memaksa gay untuk 'tobat/sembuh', apakah kalian memikirkan nasib wanita? Apakah kalian mau wanita Indonesia juga menangis seperti wanita China? Kalo saudari atau putri kamu yg jadi korban gay hanya gara2 kamu percaya gay itu dosa, perasaan kamu bagaimana??? Di mana HATI NURANI kamu sebagai orang beragama? Apakah tuhan menciptakan wanita sebagai kaum yg pantas diinjak2 oleh kalian ???
Fanatisme agama itu sungguh KEJI !!! Dan lagi2, wanita jadi korban... Yang paling bodoh adalah wanita pembenci gay! Krn artinya dia mengutuk kaumnya sendiri... Wanita kayak gitu banyak di Indonesia, terutama di Yahoo Indonesia. Ada seorang gadis bertudung di Yahoo Answer yg getol bawa2 ayat kitab suci tiap kali menjawab soal gay dan dia gemar menyindirku. Semoga dia dinikahi gay! Atau punya anak gay yg hidup menderita. Agar wanita kayak gitu bisa bertobat dari kebenciannya pada gay... Dia harus kena batunya dulu...
******************************************
BAGAIMANA DENGAN GAY INDONESIA???
******************************************
Di forum2 lokal gay, banyak gay Indonesia yg dengan bangga beriklan dia mau berhomoseks sebanyak2nya selagi lajang lalu menikahi wanita dan hidup "normal" ketika usia sudah matang. Mereka sendiri paham mereka GAY. Tapi mereka ngotot 'sembuh' demi tuhan, ortu, dan masyarakat meski gay BUKAN penyakit. Wanita Indonesia jadi korban. Mengingat 1 dari 10 pria dunia itu gay, dipastikan jumlah korban gay di Indonesia bisa menyamai China.
Bagaimana kalo si gay kelak punya putri, dan putrinya juga jaid korban gay???
Bagaimana kalo gen gay menurun ke anak cucunya ???
Bukankah malahan MAKIN DOSA tuh ???!!!
HUKUM KARMA ITU ADA !!!
Siapa menabur, dia akan menuai !!!
Taburlah hal baik, niscaya kamu akan mendapat berkat
Taburlah hal buruk, maka kamu akan mendapat kebusukan berkali2 lipat dan menurun ke anak cucu...
 |
"Kami juga korban gay. Agama mendikte kami harus serahkan vagina kami untuk pria gay. Tolong kami!!!" |