Sebelum Hujat Gay, Baca Ini Dulu!

1. Anda membawa nama agama & Tuhan! Dengan pamer kosakata najis, Anda MENODAI AGAMA ANDA sendiri! Ngaku beragama, kelakuan kok kayak PREMAN?

2. Ingat, mulut Anda juga DIPAKAI BERDOA! Hormati Tuhan Anda dengan menjaga kesopanan mulut! NAJIS kalo mulut yg hobi mengutuk & menghina juga dipakai doa!

3. Komputer Anda yg dipakai menghujat gay datang dari Mesin Turing buatan seorang HOMOSEKSUAL bernama Alan Turing! Anda jijik dengan gay? Bakar dulu komputer Anda dulu. Pakai kartupos saja kalo mau hujat gay.

4. Jangan sok urusin RANJANG ORANG. Urus ranjang sendiri saja!

Wednesday, May 29, 2013

Negara Ramah-Gay Ternyata Negara TERBAHAGIA !!!

Kaum homofobik selalu membawa nama tuhan, neraka, dan kodrat tiap kali menghujat gay. Bagi mereka, mereka benar dan kaum gay itu salah. Bagi mereka pula, sains itu tidak berharga, karena yg paling berharga cuma "firman tuhan". Hal ini marak terjadi di negara2 sok berTuhan, termasuk Indonesia. Bahkan ada mitos sesat di timur bahwa gay itu penyakit barat! Faktanya gimana? Rupanya, negara2 yg dihasut sebagai negara2 maksiat adalah negara2 TERBAHAGIA!   Mungkin ada kaum homofobik beragama yg protes. "Kok negara maksiat pendukung gay bisa jadi negara bahagia?! Kan mereka dikutuk tuhan!" Logikanya gimana? Begini...
Gay bahagia, negara pun MAJU! Gak percaya???
Better Life Index (Indeks Kesejahteraan) dikompilasi Organization for Economic Cooperation and Development. Kriterianya terdiri dari pendapatan, kesehatan, perumahan, dll. Negara2 yg menerima gay adalah negara2 dengan penduduk berpikiran terbuka. Negara2 ini juga punya hukum yg melindungi gay. Berani menjahati gay, penjara menanti. 

Robert Skidelsky dari harian The Guardian menurunkan laporan bahwa pernikahan gay malah meningkatkan kesejahteraan sebuah negara! Loh kok? Karena kalo gay boleh menikah, mereka lebih bahagia (tidak stres kayak gay Indonesia yg harus memaksakan kawin dengan lawan jenis). Lebih bahagia artinya lebih sehat! Kalo lebih sehat, otomatis negara tak usah mengeluarkan banyak uang untuk kesejahteraan warga. Otomatis, image negara itu di mata dunia pun meningkat. Masuk akal bukan???

Dan kebahagiaan kaum gay itu pun mempengaruhi aspek sosial yg didukung oleh masyarakat berpendidikan yg berpikiran terbuka. Atmosfir harmonisasi melingkupi negara itu. Tak ada yg main hujat, main sindir, main bawa2 nama Tuhan atau azab ilahi, dll. Bukankah damai itu indah???

Kanada, Norwegia, Swedia, Denmark, Islandia, Belanda masuk daftar negara2 terbahagia! Mereka sudah meresmikan pernikahan gay. Bahkan negara2 barat yg kini sedang merencanakan pernikahan gay (Australia, AS, Swiss, Inggris) juga masuk daftar negara2 terbahagia. 

Australia misalnya, sudah masuk daftar negara terbahagia dalam 3 tahun berturut-turut! 84% warganya mengaku hidup mereka penuh pengalaman positif (istirahat cukup, bangga dalam karir, menikmati hidup). Mereka jarang mengalami rasa negatif (takut, cemas, sedih, bosan). 


RENUNGAN
**************
Coba tengok negara2 Afrika? Sama seperti provinsi Aceh, mayoritas negara2 itu kini menggodok RUU Anti Gay tapi dalam nama Yesus. Gay Afrika akan dipenjara bahkan bisa legal dibunuh negara! Ya, mereka negara 'suci', negara berTuhan... tapi lihat kondisi afrika. Meski pornografi dan gay itu ilegal di sana, mereka MISKIN! KELAPARAN!

Bagaimana dengan INDONESIA? Meski Indonesia tidak separah negara2 Afrika, tapi kita mulai menuju arah yg sama. Para politisi lebih bernafsu basmi pornografi dan gay atas nama moral, agama, bahkan anak-anak juga dibawa2. Daripada sibuk urusin ranjang orang dengan hukuman 100x cambuk - seperti godokan RUU Anti Gay Aceh (bahwa penis harus masuk ke vagina atas nama tuhan), mari kita urusi tingkat pendidikan dan ekonomi untuk memajukan negara kita! 
Kapan Indonesia bisa maju kalo negara suka ikut campur URUSAN SEKS warganya???!!!

8 comments:

  1. Betul banget shark, aku link posting ini ya hehehe

    ReplyDelete
  2. Replies
    1. Setelah menyumpahi orang lain mati, kamu merasa pantas hidup? Unbelievable... (geleng2 kepala)

      Coba tonton film Prayers For Bobby. Seorang wanita pembenci gay - kayak kamu, tapi dia Kristen - memaksa putra kandungnya bertobat. Putranya merasa tertekan lalu BUNUH DIRI. Wanita itu terguncang melihat putra GAYnya terbujur kaku di peti mati! Dan dia akhinya BERTOBAT dari dosa kebencian.

      Kalo kamu memang mengaku BERAGAMA, kamu seharusnya sadar, tak ada orang yg bisa masuk surga dengan jalan membenci kaum lain, apalagi mengharapkan mereka MATI.

      Delete
    2. Apa dia gak sadar ya, gay itu kan ciptaan Tuhan, semua ciptaan Nya adalah sempurna, dengan menjelek-jelekan gay berarti tanpa sengaja dia menjelek-jelekan Tuhan nya sendiri yang menciptakan gay, mungkin dia lagi gak sadar Shark....(lagi mabuk alkohol kali ya ,,,,)

      Delete
    3. Masalahnya ini bulan puasa. Apa gak batal tuh sumpahin orang lain mati???

      Aku sering geleng2 kepala sama org beragama. Ngakunya lebih bertuhan tapi kelakuan lebih parah daripada kaum satanis dan ateis. Agama sering disalahgunakan untuk membenci ras lain, seksualitas lain, bangsa lain, gender lain. Tuhan agama mana yg ajarin kebencian dan kekerasan????

      Delete
    4. Sebenarnya semua ajaran agama gak ada yang mengajarkan kebencian, tapi semua itu berasal dari pepatah arab "al-nâsû a’dâ’u mâ jahilû –manusia cenderung memusuhi hal yang tidak diketahui" padahal pepatah itu berasal dari daerah arab lho, ya seperti itulah kebanyakan agama yang berasal dari sana, padahal hal itu sebenarnya mencerminkan kelemahan dalam berfikir, kurang luas pengetahuan dan tidak membuka diri dengan kata lain tidak pintar, dari itulah untuk menutupi ketidak pintaran mereka, akhirnya memusuhi sesuatu yang tidak diketahui karena merasa terancam, jadi kita bisa lihat tingkat kecerdasannya dengan melihat sikapnya pada sesuatu yang tidak atau belum di ketahuinya....

      Delete
  3. Sama seperti provinsi Aceh, mayoritas negara2 itu kini menggodok RUU Anti Gay tapi dalam nama Yesus.

    Maaf sebelumnya, kalo di Aceh kan hukum Islam, bukan hukum Kristen karena mayoritas disana Islam...

    (Y)

    ReplyDelete
    Replies
    1. @Musrian: Kamu salah baca ^_^ Maksud saya, mayoritas negara2 Afrika seolah mencontek Aceh yg memakai syariah Islam. Cuma bedanya orang Afrika bawa nama Yesus. Begitu ^_^

      Delete

Psikiater vs Psikolog

Kaum pendukung "gay harus sembuh" getol berkutat dng istilah, seolah dng mengkoreksi itu, mereka bisa menjustifikasi gay itu dosa/penyakit dan aku "salah". Faktanya, psikiater dan psikolog sama-sama menyatakan gay itu normal & sama2 urusin JIWA! Jadi, tak peduli yg mana, fakta gay itu normal tak bisa diubah hanya dng membetulkan syntax!!!

Labels

Afghanistan (1) Afrika (10) agama (11) alan turing (1) alien (1) Amerika Latin (1) Amerika Serikat (40) androginy (1) aneh (124) apple (1) arkeologi (2) aseksual (1) australia (6) bencana alam (1) berita (43) berita duka (5) bestial (1) big brother (5) biseksual (24) breaking news (10) broadway (2) buku (17) busana (1) celeb (130) chicken soup for gay (9) China (20) denmark (2) dll (1) facebook (1) fakta gay (52) fashion (1) fauna gay (4) fetish seks (2) fifty shades (9) filipina (1) film (33) film gay (26) game (4) gay (3) gay-in-denial (10) gay4pay (1) hetero (18) heteroseksual (26) HIV/AIDS (10) homofobia (44) hukum (13) humor (3) iklan (3) ilmiah (39) India (3) indonesia (16) Inggris (31) iran (5) Jepang (6) john travolta (4) kartun (3) katy perry (13) kesehatan (4) kiamat (24) kisah inspirasional gay (4) komik (11) kriminal (30) lady gaga (19) lagu gay (3) laporan khusus (1) lesbian (23) luka magnotta (21) Malaysia (6) mesir (2) militer (1) mitologi (7) musik (81) necrofil (3) novel (5) opini (4) pedofil (4) pedofilia (2) penis (1) perancis (3) pertobatan (1) politik (48) pornografi (17) rusia (9) sains (4) sastra (1) sejarah (45) seksi (21) singapura (3) sport (20) supernatural (1) surat pembaca (1) syria (3) titanic (8) tokoh gay (105) tolol pangkat sejuta (8) transgender (40) trivia (1) turki (1) tv (60) vietnam (2) wanita (4) westboro (2) yahudi (2) youtube (2)